Oktober 11, 2010

UNGKAPAN CINTAKU PADAMU BUNDA

Cinta adalah satu kata yang sangat sederhana, namun kesederhanaan itu membuat setiap orang meremehkannya. Padahal, kata cinta dapat membangkitkan rasa “penghargaan”, karena cinta kita merasa disayangi dan karena cinta kita merasa hidup. Sudahkah hari ini kita mengucapkan kata cinta pada orang-orang yang terdekat dengan kita? Cinta dapat diungkapkan kepada siapa saja yang kita cintai.
*****
            Di atas kertas putih bersih aku mencoba mengungkapkan perasaan cintaku dengan goresan-goresan tinta pena yang menari-nari untuk Bunda yang aku cintai. Masih terngiang di benak ingatanku lagu sederhana tentang bunda, dimana saat itu aku masih berusia 8 tahun.

            “Kasih ibu kepada beta                                            
              Tak terhingga sepanjang masa
              Hanya memberi tak harap kembali
              Bagai sang surya menyinari dunia”

            Saat itu aku masih duduk dikelas 2 SD, bersama teman-teman aku menyanyikan lagu itu dengan semangat dan lantang. Bahkan lagu itu telah menjadi salah satu lagu favoritku saat masih kanak-kanak, tanpa mengetahui makna yang begitu dalam tersirat oleh ukiran kata-katanya. Maklum saja, saat itu aku masih anak-anak dan tidak terpikirkan olehku apa arti lagu itu sebenarnya.
            Seiring berjalannya waktu, tahun demi tahun kulalui hinggaku tumbuh menjadi dewasa. Akupun baru menyadari betapa besarnya makna yang terkandung dalam syair itu. Dan sampai saat itu aku bertanya dalam hati “Apakah arti cintaku pada Bunda sebanding dengan cinta Bunda padaku selama ini? Apakah aku telah membuat Bunda merasa bahagia?” Seiring waktu terus berlalu, aku menyadari tidak ada yang dapat kulakukan untuk menandingi dan membalas cinta kasih Bunda selama ini. Cinta kasih yang kurasakan sejak kecil hingga sekarang dengan penuh kehangatan dan ketulusan dari seorang Bunda.
            Bunda, sungguh besar jasa yang kau berikan untuk diriku. Saat kumasih kecil hingga sekarang, Bunda selalu menjadi cahaya yang menyinari hari-hari dalam hidupku. Banyak hal yang aku peroleh dari dirimu, banyak kata yang kuukir tentang dirimu. Tapi, sulit untuk kuungkapkan dengan kata-kata karena Bunda adalah bidadari hidupku. Bunda selalu ada setiap aku membutuhkannya, Bunda selalu ada disaat aku sedang sedih dan bahagia. Bahkan Bunda selalu menjaga dan merawatku dikala aku sedang sakit.
            Bunda, maafkanlah diriku yang sudah merpotkan dan menyusahkanmu. Tapi, aku salut sekali pada Bunda karena walaupun kadang kala aku suka ngambek dan marah kecil, Bunda tetap menyayangiku. Bunda, maafkanlah diriku ini, karena sampai saat ini aku belum dapat membahagiakan dirimu. Bunda, dari lubuk hatiku yang paling dalam ingin rasanya aku membahagiakan dirimu sebagai tanda belas jasamu selama ini padaku. Tapi, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan untuk mewujudkannya.
            Saat ini aku hanya bisa mempersembahkan do’a tulus hati, berharap kepada Allah SWT agar Bunda panjang umur, sehat selalu, tetap sayang kepadaku dan berharap suatu saat nanti aku bisa mewujudkan keinginan Bunda. Aku tidak tau harus berkata apa lagi untuk mengapresiasikan betapa cinta kasih bunda begitu hebatnya, dan aku berharap dapat memberikan cinta kasih yang tulus ini kepada Bunda.
            Di atas lembar kertas ini, tidak bosan-bosannya diriku mengucapkan kata terima kasih yang sebesar-besarnya buat Bunda. Terima kasih Bunda atas kasih sayang yang selama ini kau berikan kepada diriku, terima kasih atas dukungan yang telah Bunda berikan kepada diriku, dan terima kasih atas segala pengorbanan yang Bunda berikan kepada diriku. Setiap ku ingin tidur, aku selalu berpikir “Apakah esok hari aku masih bisa menghirup udara segar? Dan apakah esok hari aku bisa membahagiakan Bunda?” karena aku cinta dan sayang Ayah dan Bunda, serta perjalanan hidupku saat ini hanya untuk membahagiakan Ayah dan Bunda.
            Terima kasih Ayah…… terima kasih Bunda….., berkat do’a dan didikan kalian aku bisa tumbuh menjadi seorang gadis yang akan menempuh cita-cita untuk membahagiakan kalian dan untuk menggapai masa depanku. Sekian ungkapan CINTA yang aku persembahkan buat Bunda yang aku cintai, air mata ini menetes karena aku sangat bahagia punya Bunda seperti dirimu.

NB : Teman-teman saatnya kita tu' bisa membuka mata dan hati untuk bisa menjadi seorang anak yang bisa membuat Bunda kita selalu bahagia,mereka tidak membutuhkan harta, mereka tidak membutuhkan kemewahaan, tapi mereka hanya membutuhkan kasih sayang dan perhatiandari kita yaitu seorang anak yang telah dilahirkan olehnya. Berikanlah yang terbaik baginya setiap saat, bisa jadi esok, lusa, atau bahkan sesaat lagi kita tidak akan pernah melihat raut wajahnya yang manis itu ^_^

0 komentar:

Posting Komentar